GAMBARAN TINGKAT CEMAS, MOBILISASI, DAN NYERI PADA IBU POST OPERASI SECTIO SESAREA DI RSUD dr. SLAMET GARUT

Risna Agustin, Mira Trisyani Koeryaman, Iceu Amira DA

Abstract


Ibu post operasi sectio sesarea dapat mengalami beberapa masalah yaitu mengalami rasa nyeri pada luka operasi yang dapat menyebabkan timbul kecemasan dan mengganggu pergerakkan (mobilisasi) ibu setelah operasi. Ibu tidak ingin melakukan mobilisasi dikarenakan merasa takut jahitannya lepas, lukanya membesar, dan nyeri yang dirasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat cemas, mobilisasi, dan nyeri pada pasien post operasi sectio sesarea di RSUD dr. Slamet Garut. Jenis penelitian ini dengan metode deskriptif kuantitatif. Jumlah responden sebanyak 39 orang dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer yaitu menggunakan lembar observasi mobilisasi, kuesioner tingkat cemas HRS-A dan instrumen penilaian nyeri NRS. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa kecemasan sebagian besar 16 responden (41.0%) pada kecemasan ringan, 36 responden (92.3%) melakukan mobilisasi dini baik pada hari ke-1 dan 21 responden (53.8%) pada hari ke-2, dan tingkat nyeri didapatkan 21 responden (66.6%) pada nyeri sedang. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kecemasan ibu post operasi sectio sesarea sebagian besar mengalami kecemasan ringan, tingkat nyeri sebagian besar pada skala nyeri sedang, dan tingkat mobilisasi dini masih adanya ibu post operasi sectio sesarea yang terlambat dalam melakukan tahapan mobilisasi. Sehingga perlunya diberikan pendidikan kesehatan dan dilakukan monitoring terhadap pelaksanaan mobilisasi dini ibu post operasi sectio sesarea.

Keywords


Cemas, Ibu Post Operasi Sectio Sesarea, Mobilisasi, Nyeri

Full Text:

PDF (Indonesian)


DOI: http://dx.doi.org/10.36465/jkbth.v20i2.613

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Risna Agustin

Flag Counter

RJI Main
logo