MOLECULAR DOCKING EMPAT TURUNAN ISONICOTINOHYDRAZIDE PADA MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS ENOYL-ACYL CARRIER PROTEIN REDUCTASE (InhA)

Ruswanto Ruswanto

Abstract


Mycobacterium tuberculosis enoil-ACP reduktase (InhA) adalah target yang menarik untuk pengembangan obat baru terhadap TBC. InhA adalah target pertama obat isoniazid untuk pengobatan infeksi tuberkulosis. Senyawa yang secara langsung bekerja pada InhA,  tidak memerlukan aktivasi oleh mikobakteri katalase-peroksidase katG adalah kandidat yang menjanjikan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh strain yang resisten terhadap isoniazid (Luckner, 2010). Baru-baru ini, telah dilakukan studi interaksidan toksisitas beberapa senyawa turunan isoniazid (isonicotinohydrazide) dengan InhA dengan metode molecular docking. Semua senyawa di-docking-an menggunakan aplikasi ArgusLab 4.0.1. Proses docking yang dilakukan dengan memilih metode ArgusDock. Validasi docking dengan nilai Root Mean Square Deviation (RMSD) yang diperoleh 1,9457. Analisis hasil docking menunjukkan bahwa senyawa 2,5-Dimethyl-2H-pyrazole-3-carboxylic acid N'-(pyridine-4-carbonyl)-hydrazide (senyawa 4) dapat diprediksi memiliki interaksi yang paling baik daripada senyawa pembanding isoniazid. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa senyawa (4) memiliki aktivitas penghambatan terhadap reseptor InhA. Hasil uji toksisitas menggunakan program ECOSAR (Ecological Structure Activity Relationships) semua senyawa turunan isonicotinohydrazide memiliki nilai LC50 dan EC50 > 100 mg/ L sehingga termasuk dalam kategori rendah karena > 100 mg/ L.

 

Kata kunci  : Docking, isoniazid, InhAtoksisitas.


Full Text:

PDF (Indonesian)


DOI: http://dx.doi.org/10.36465/jkbth.v13i1.25

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments


Copyright (c) 2015 Ruswanto Ruswanto

Flag Counter

RJI Main
logo