UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA INFUSUM BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa. L) DENGAN METODE DIFUSI AGAR

Anna Yuliana

Abstract


Uji aktivitas antimikroba infusum bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L)
terhadap Staphylococcus aureus ATTC 29231 dan Candida albicans ATTC 10231
telah dilaksanakan dengan metode difusi agar teknik perforasi. Infusum bunga
Rosella dibuat dengan cara mecampurkan bunga rosella kering dengan aquadest
dengan perbandingan (1:1) dan dipanaskan sampai suhu 900 C selama 30 menit. Infusum dibuat beberapa konsentrasi yaitu 100% b/v lalu diencerkan menjadi 25, 20, 15, 10 dan 5% v/v. Hasil penapisan fitokimia infusum bunga rosella menunjukan adanya golongan senyawa alkaloid, saponin, flavonoid, polifenol, monoterpenoid dan seskuiterpenoid. Pada konsentrasi infusum Rosella yang digunakan, aktivitas antimikroba ditunjukkan terhadap Staphylococcus aureus, namun tidak terhadap Candida albicans. Konsentrasi Hambat Minimun (KHM) sediaan infusum bunga rosella terhadap Staphylococcus aureus dengan kepadatan jumlah bakteri 1,4 x 106 CFU/ml, adalah 2% v/v. Pada uji kesetaraan, konsentrasi 25% v/v infusum bunga rosella mempunyai aktivitas antimikroba yang setara dengan konsentrasi baku Tetrasiklin HCl 18,62 µg/ml.


Full Text:

PDF (Indonesian)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article