TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE-OPERASI DI RSUD dr.SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA

Wawan Rismawan

Abstrak


Pendahuluan : Salah satu efek seperti kecemasan sering muncul pada pasien yang menjalani operasi. Pembedahan merupakan suatu penanganan medis secara invasive yang dilakukan untuk mendiagnosa atau mengobati penyakit, injuri, atau deformitas tubuh. Prevalensi gangguan mental emosional di Indonesia seperti gangguan kecemasan sebesar 11,6%. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan pada pasien pre-operasi di RSU Dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya. Metode: Rancangan penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang akan menjalani operasi di RSU Dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya sebanyak 261 orang. Sample dalam penelitian ini menggunakan purvosive sampling dengan jumlah sample 42 orang. Hasil: Menunjukan bahwa responden dengan tingkat kecemasan ringan yaitu sebanyak 9 orang (21.4%) tingkat kecemasan sedang yaitu sebanyak 21 orang (50.0%) tingkat kecemasan berat yaitu sebanyak 12 orang 12 (28.6%) dan 42 resnden (100%) tidak ada penerapan hipnoterapi pada pasien pre-operasi. Kecemasan sering digambarkan sebagai perasaan yang tidak pasti,ragu-ragu, tidak berdaya, gelisah, kekhawatiran, tidak tentram yang sering disertai keluhan fisik (Azizah dkk, 2016:135). Simpulan: bahwa pasien pre-operasi mengalami tingkat kecemasan sedang dan tidak ada penerapan hipnoterapi. Disarankan untuk peneliti selanjutnya dapat membuat penelitian analitik terkait topik kecemasan dan hipnoterapi.

 

Kata Kunci                          : Kecemasan, Pre Operatif, Cemas tingkat sedang


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Azizah, M. L., Zainuri, I., & Akbar, A. (2016). Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa., Sleman, Yogyakarta.: Indomedia Pustaka. Retrieved from www.indomediapustaka.com

Hartoyo, E. P. (2015). Hubungan antara Karakteristik Demografi dengan Pengetahuan Mobilisasi Dini pada Pasien Post Operaasi Laparatomi di RS PKU Muhammadiyah Bantul, 1–14.

Nurindra, Y. (2015). Basic Hypnotherapy. Jakarta. Retrieved from The Indonesian Board Of Hypnotherapy

González-Ramírez, E., Carrillo-Montoya, T., García-Vega, M. L., Hart, C. E., Zavala-Norzagaray, A. A., & Ley-Quiñónez, C. P. (2017). Effectiveness of hypnosis therapy and Gestalt therapy as depression treatments. Clínica y Salud, 28(1), 33–37. https://doi.org/10.1016/J.CLYSA.2016.11.001

Santoso W, D. K. D. (2014). Efektifitas Hypnotherapy Teknik Direct Suggestion Untuk Menurunkan Kecemasan Mahasiswa Terhadap Skripsi, 3.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


p-ISSN: 1979-004X; e-ISSN: 2621-4660


Index:


View My Stats