KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA LEMAK YANG TERDAPAT PADA AYAM GORENG CEPAT SAJI YANG BEREDAR DI KOTA TASIKMALAYA

Edi Hernawan

Abstrak


Makanan merupakan kebutuhan pokok manusia agar dapat melangsungkan hidup. Perubahan jaman mendorong manusia bersikap lebih praktis tidak terkecuali urusan makanan sehingga saat ini menjamur fastfood di seluruh penjuru negeri. Fastfood umumnya merupakan produk impor yang berasal dari negara lain sehingga kehalalan produknya masih harus diuji. Oleh karena itu, tidak jarang isu kehalalan suatu produk muncul di negara Indonesia sebagai negara yang mayoritas penduduknya muslim. Salah satu masalah yang krusial adalah pada produk makanan terutama fastfood yang banyak digemari. Isu yang muncul adalah adanya kandungan lemak babi pada fastfood ayam goreng yang beredar di Indonesia tidak terkecuali di Tasikmalaya. Oleh karena itu, perlu dilakukan sebuah analasis untuk menguji kebenarannya sehingga masyarakat tidak ragu lagi untuk mengonsumsi fastfood yang banyak dijual. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisis kandungan lemak babi pada makanan adalah metode Gas Chromatography Mass Spectrometry (GC-MS). Metode ini merupakan gabungan metode gas kromatografi dengan metode massa spektrometri dimana hasil akhir dari analisis ini berupa spectrum massa dari masing-masing sampel yang diteliti akan dibandingkan dengan library WILLEY147 & NIST47 yang terdapat pada software GCMS postrun analysis (Janusz, Czarniecki., 1998). Hasil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan karektiristik fisikokimia lemak yang terkandung pada ayam goreng cepat saji yang beredar di Kota Tasikmalaya dengan lemak babi sehingga dapat diaktakan bahwa ayam goreng fastfood yang beredar di Kota Tasikmalaya tidak mengandung lemak babi.

 

Kata Kunci : Ayam Goreng Fastfood, GC-MS, Lemak Babi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Czarniecki, J. (2003). GC/MS Analysis For Unsaturated Fat Content In Animal Feed. Nafag Company, Gossau, Switzerland.

Daria Vacawati, W., Kusnadi, B., & Wulandari, L. (2013). Deteksi Lemak Babi dalam Lemak Ayam menggunakan Spektroskopi FTIR (Fourier Transform Infrared) dan Kemometrik sebagai Verifikasi Halal.

Fowlis, Ian A., (1998). Gas Chromatography Analytical Chemistry by Open Learning. John Wiley & Sons Ltd: Chichester.

Hermanto, S., Muawanah, A., & Harahap, R. (2008). Profil Dan Karakteristik Lemak Hewani (Ayam, Sapi Dan Babi) Hasil Analisa Ftir Dan Gcms. Jurnal Kimia VALENSI, 1(3).

Hermanto, S., Muawanah, A., & Wardhani, P. (2010). Analisis Tingkat Kerusakan Lemak Nabati Dan Lemak Hewani Akibat Proses Pemanasan. Jurnal Kimia VALENSI, 1(6).

Lubis, L. H. (2014). Analisis Kandungan Lemak Babi Dalam Produk Pangan Di Padangsidimpuan Secara Kualitatif Dengan Menggunakan Gas Kromatografi (GC). TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman, 9(2).

Muchtadi, T. R., & Sugiyono, F. A. (2010). Ilmu Pengetahuan Bahan Pangan. Bogor (ID): Alfabeta.

Nasiruddin, Muhammad, Fakta Ilmiah Mengapa Daging babi Haram di Konsumsi(http://m-nasirudin.blogspot.com/2012/12/fakta-ilmiahmengapadaging-babi-haram.html), diakses tanggal 28 Agustus 2018, pukul 09.35WIB.

Nevin, K.G. and Rajamohan, T., (2008). Influence of Virgin Coconut Oil on Blood Coagulation Factors, Lipid Levels and LDL Oxidation in Cholesterol Fed Spraguee Dawley Rats, e-SPEN, the European eJournal of Clinical Nutrition and Metabolism, 3:e1-e8

Pavia, Donald L., Gary M. Lampman, George S. Kritz, Randall G. Engel (2006). Introduction to Organic Laboratory Techniques (4th Ed.). Thomson Brooks/Cole. pp. 797–817.

Sandra Hermanton. (2010). Profil, dan Karakteristik Lemak Hewani (Ayam, Sapi dan Babi) Hasil Analisa FTIR dan GCMS, Jakarta: Jurnal Sains dan Teknologi.,

Santoso, Edy., & Wardoyo. (2014). Pengaruh Substitusi Daging Babi Terhadap Karakteristik Asam Lemak Sosis. Jurnal Ternak, 5(2).

Shinohara, H. (2005). Effect of Randomly Interesterified Triacylglycerols Coanting Medium and Long Chain Fatty Acids on Energy Expenditure and Hepatic Fatty Acid Metabolism in Rats,Biosci. Biotechnol. Biochem, 69(10):1811-1818.

Skoog, Douglas A., Donald M. West, F. James Holler. (1991). Fundamental of Analytical Chemistry. Seventh Edition. New York: Saunders College Publishing.

Umano, K., Dennis, K. J., & Shibamoto, T. (1988). Analysis Of Free Malondialdehyde In Photoirradiated Corn Oil and Beef Fat Via A Pyrazole Derivative. Lipids, 23(8), 811-814.

Qardhawi, Yusuf .(2000). Halal Haram dalam Islam , Surakarta: Era Intermedia.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.

Komentar di artikel ini

Lihat semua komentar


p-ISSN: 1979-004X; e-ISSN: 2621-4660


Index:


View My Stats